Bangun Sinergi dengan Orang Tua, SMK Negeri 3 Klaten Gelar Sosialisasi Kebijakan Sekolah di Awal Tahun Ajaran 2026/2027

Klaten – Semangat kolaborasi antara sekolah dan keluarga mewarnai pelaksanaan Sosialisasi Kebijakan Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan SMK Negeri 3 Klaten pada Senin (20/7/2026) di Ruang Peragaan SMK Negeri 3 Klaten. Kegiatan ini dihadiri oleh wali murid kelas X, perwakilan wali murid kelas XI dan XII, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Komite Sekolah, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai langkah awal menyatukan visi dalam mendampingi tumbuh kembang murid.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Ibu Elisabeth Anastasia, S.Pd. Suasana berlangsung khidmat sekaligus hangat, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyongsong tahun ajaran baru.
Dalam sambutannya, Ketua Komite SMK Negeri 3 Klaten, Drs. Setya Subagya, M.M., menegaskan bahwa pertemuan ini bukanlah forum untuk melakukan pungutan kepada orang tua, melainkan ruang komunikasi dan penguatan kemitraan antara sekolah dengan keluarga.
Beliau mengajak seluruh orang tua untuk bangga karena telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK Negeri 3 Klaten, sekolah yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Pusat Keunggulan dan konsisten melahirkan lulusan yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bekerja di berbagai perusahaan, maupun menjadi wirausahawan. Bahkan, sejumlah guru yang mengabdi di sekolah ini merupakan alumni SMK Negeri 3 Klaten.
Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penyerahan simbolis 429 murid baru dari Komite Sekolah kepada pihak sekolah melalui penandatanganan berita acara serah terima oleh Ketua Komite, Kepala Sekolah, dan Pengawas SMK Negeri 3 Klaten. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan orang tua kepada sekolah untuk bersama-sama membentuk generasi yang berkarakter, berkompeten, dan siap menghadapi masa depan.


Kepala SMK Negeri 3 Klaten, Afif Suryono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat kepada sekolah. Dari kuota 432 murid, lebih dari 600 calon murid mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), dan sebanyak 429 murid resmi mengikuti pembelajaran pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Beliau menegaskan bahwa selama menempuh pendidikan di SMK Negeri 3 Klaten tidak terdapat pungutan biaya dari pihak sekolah. Seluruh layanan pendidikan didukung oleh pemerintah melalui pendanaan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, sekolah mengajak seluruh orang tua untuk memusatkan perhatian pada pendampingan karakter, kedisiplinan, dan perkembangan belajar putra-putrinya.
“Kami berharap tiga tahun ke depan seluruh murid dapat menyelesaikan pendidikan bersama hingga lulus. Sekolah dan orang tua adalah mitra. Guru menjadi orang tua ketika anak berada di sekolah, sedangkan orang tua tetap menjadi pendidik utama di rumah,” ungkap beliau.
Selain itu, Kepala Sekolah juga mengajak seluruh keluarga untuk membiasakan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta menyampaikan bahwa murid memperoleh manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari program pemerintah.
Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Dewi Yuningrih, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta mengikuti ice breaking sederhana sebelum menyampaikan materi mengenai implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Menurut beliau, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Beliau juga mengapresiasi pelaksanaan SPMB Jawa Tengah yang berjalan transparan melalui sistem daring dengan semangat “No Jastip, No Titip”, serta memberikan penghargaan kepada SMK Negeri 3 Klaten atas pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung menyenangkan dan berorientasi pada pembentukan karakter murid.
Memasuki sesi utama, para Wakil Kepala Sekolah menyampaikan berbagai informasi strategis sesuai bidang masing-masing.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Munawar, M. Or, menjelaskan kesepakatan sekolah, budaya disiplin, mekanisme perizinan, serta pentingnya komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua. Orang tua juga diingatkan untuk memastikan murid hadir tepat waktu karena gerbang sekolah ditutup pukul 06.50 WIB.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana, Slamet Danang Budi Santoso, S.Pd. memaparkan berbagai fasilitas pembelajaran yang dimiliki sekolah, termasuk Hotel Edotel sebagai sarana praktik murid kompetensi keahlian Perhotelan. Beliau juga menegaskan bahwa seluruh operasional sekolah didukung melalui dana BOS dan BOP sehingga tidak terdapat pungutan biaya kepada murid.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Sri Purwanti, S. Pd. menjelaskan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian penting dari pembelajaran di kelas XII. PKL menjadi jembatan yang menghubungkan murid dengan dunia usaha dan dunia industri sekaligus mempersiapkan lulusan agar siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan.
Pada bidang Kurikulum, Hartini, S. Pd menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka, pelaksanaan kokurikuler berbasis blok, kegiatan ekstrakurikuler, serta berbagai peluang karier lulusan sesuai kompetensi keahlian. Orang tua diharapkan terus memberikan dukungan kepada putra-putrinya agar mampu mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan optimal.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan Kesepakatan Sekolah oleh perwakilan orang tua, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, dan Kepala Sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, disiplin, dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 3 Klaten kembali menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya dibangun oleh sekolah, tetapi juga oleh keluarga. Ketika sekolah dan orang tua melangkah seirama, setiap murid memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, kompeten, dan siap menapaki masa depan.
